Aragon, 30 Agustus 2026 – Marco Bezzecchi tampil paling cepat dalam sesi warm-up MotoGP Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Minggu, 30 Agustus 2026. Pembalap Aprilia Racing tersebut mencatat waktu terbaik 1 menit 46,512 detik dan unggul cukup jauh dari para rivalnya. Pedro Acosta menempati posisi kedua dengan selisih 0,474 detik, sedangkan Marc Marquez melengkapi tiga besar setelah terpaut 0,743 detik dari Bezzecchi. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Bezzecchi menjelang balapan utama setelah sebelumnya meraih pole position di Aragon. Performa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Aprilia masih memiliki kecepatan kompetitif di lintasan yang sama.
Bezzecchi mencatatkan hasil yang cukup konsisten sepanjang akhir pekan GP Aragon 2026. Sebelum menjadi pembalap tercepat dalam sesi warm-up, rider asal Italia itu juga tampil mengesankan pada sesi latihan dan kualifikasi dengan mencetak rekor lap baru di MotorLand Aragon. Ia menjadi pembalap pertama yang mampu menembus catatan waktu di bawah 1 menit 45 detik setelah membukukan waktu 1 menit 44,962 detik untuk mengamankan pole position. Kecepatan tersebut sempat membuat Bezzecchi menjadi kandidat kuat untuk meraih kemenangan pada balapan utama. Namun, persaingan kembali berubah ketika Marc Marquez menunjukkan performa dominan pada Sprint Race sehari sebelumnya.
Pada sesi Sprint Race, Bezzecchi memang belum mampu mempertahankan keunggulannya. Marc Marquez berhasil melakukan manuver sejak tikungan pertama dan mengambil alih posisi terdepan dari pembalap Aprilia tersebut. Marc kemudian mengendalikan jalannya balapan hingga finis dengan keunggulan sekitar 1,140 detik atas sang adik, Alex Marquez. Bezzecchi harus puas berada di posisi ketiga setelah gagal mempertahankan posisi terdepan yang diperolehnya saat start. Meski demikian, hasil warm-up menunjukkan bahwa kecepatan Bezzecchi masih sangat kompetitif dan membuka peluang baginya untuk kembali memberikan tekanan dalam balapan utama.
Marc Marquez sendiri menunjukkan konsistensi dengan kembali masuk tiga besar dalam sesi pemanasan. Posisi ketiga tersebut menjadi modal penting bagi pembalap Ducati Lenovo Team sebelum menjalani balapan utama karena sebelumnya ia berhasil memenangkan Sprint Race. Marc juga akan memulai balapan utama dari posisi kedua setelah Bezzecchi merebut pole position dalam kualifikasi. Kombinasi antara posisi start yang sangat baik dan kemenangan Sprint membuat Marc menjadi salah satu pembalap yang paling diperhitungkan untuk perebutan kemenangan. Namun, hasil warm-up memperlihatkan bahwa Bezzecchi masih memiliki keunggulan kecepatan dalam sesi persiapan terakhir.
Di belakang tiga besar, Pol Espargaro tampil mengejutkan dengan menempati posisi keempat. Pembalap Red Bull KTM Tech3 tersebut mencatat selisih 0,846 detik dari Bezzecchi dan berhasil mengungguli Fabio Quartararo yang berada di posisi kelima. Luca Marini kemudian menempati urutan keenam, disusul Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, Johann Zarco, dan Alex Rins yang melengkapi posisi 10 besar. Hasil tersebut menunjukkan persaingan yang cukup rapat di kelompok terdepan hingga pembalap-pembalap yang berada di luar podium. Beberapa nama besar lainnya justru belum mampu menembus kelompok teratas dalam sesi pemanasan terakhir tersebut.
Jorge Martin, yang masih menjadi pemimpin klasemen kejuaraan dunia, harus puas berada di posisi ke-15 dalam warm-up. Hasil tersebut membuat perhatian juga tertuju kepada Martin karena ia akan memulai balapan dari posisi kelima setelah kualifikasi. Sementara itu, Francesco Bagnaia berada di posisi ke-17 dan masih harus mencari peningkatan performa sebelum balapan utama dimulai. Fabio Di Giannantonio juga belum menunjukkan kecepatan yang cukup untuk masuk kelompok depan setelah menempati posisi ke-21. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa hasil warm-up dapat memberikan gambaran mengenai kesiapan masing-masing pembalap, meskipun strategi ban dan pengaturan motor untuk balapan dapat menghasilkan perubahan performa.
Pemilihan ban menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan dalam sesi pemanasan tersebut. Hampir seluruh pembalap menggunakan kombinasi ban medium di bagian depan dan belakang untuk mendapatkan gambaran mengenai performa yang dapat dipertahankan dalam balapan utama. Alex Rins menjadi pengecualian karena menggunakan ban belakang soft. Pengujian tersebut penting karena balapan utama berlangsung jauh lebih panjang dibandingkan sesi warm-up maupun Sprint Race sehingga pengelolaan ban akan sangat menentukan. Pembalap dan tim perlu menemukan keseimbangan antara kecepatan awal dan kemampuan mempertahankan performa hingga lap-lap terakhir. Strategi tersebut dapat menjadi pembeda ketika persaingan berlangsung ketat di kelompok terdepan.
Dengan Bezzecchi berada di posisi teratas dalam warm-up dan Marc Marquez menempati urutan ketiga, persaingan menuju kemenangan GP Aragon 2026 kembali terbuka. Bezzecchi memiliki keuntungan berupa pole position dan catatan kecepatan yang sangat kuat, sedangkan Marc datang dengan momentum kemenangan Sprint serta posisi start kedua. Alex Marquez juga tetap menjadi ancaman setelah sebelumnya mampu finis kedua dalam Sprint Race dan akan memulai balapan dari barisan depan. Sementara itu, Pedro Acosta yang berada di posisi kedua pada warm-up akan berusaha memanfaatkan kecepatan KTM untuk ikut masuk dalam persaingan. Balapan utama pun diperkirakan berlangsung ketat karena sejumlah pembalap teratas memiliki modal berbeda untuk mengejar hasil maksimal di MotorLand Aragon.