Jakarta, 7 Oktober 2026 –
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi Marselino Ferdinan yang belum bergabung dalam latihan bersama Macan Kemayoran. Gelandang berusia 22 tahun tersebut masih menjalani program rehabilitasi cedera lutut di Spanyol. Jika proses pemulihannya berlangsung sesuai rencana, Marselino diperkirakan mulai bergabung dengan tim pada akhir November hingga awal Desember 2026. Namun, Shin belum berani menetapkan tanggal pasti karena perkembangan kondisi pemain tetap menjadi pertimbangan utama.
Marselino masih fokus menjalani rehabilitasi setelah mengalami masalah pada bagian meniskus. Cedera tersebut membuatnya belum dapat mengikuti latihan Persija seusai jeda internasional pada Rabu, 7 Oktober 2026. Tim pelatih memilih tidak terburu-buru membawa sang pemain kembali ke lapangan. Program pemulihan harus diselesaikan agar kondisi lututnya benar-benar siap menerima beban latihan yang lebih berat. Persija ingin menghindari risiko cedera berulang yang justru dapat membuat proses pemulihan semakin panjang.
Shin memperkirakan Marselino dapat kembali berada bersama skuad pada penghujung November atau memasuki Desember. Meski demikian, bergabung dalam latihan belum berarti sang gelandang dapat langsung dimainkan dalam pertandingan kompetitif. Marselino terlebih dahulu harus meningkatkan kebugaran dan menyesuaikan kembali tubuhnya dengan intensitas latihan tim. Kondisi fisik akan terus dievaluasi sebelum tim pelatih memberikan lampu hijau untuk tampil. Dengan demikian, peluang debutnya tetap sangat bergantung pada respons tubuh selama tahap akhir rehabilitasi.
Marselino merupakan salah satu pemain baru yang direkrut Persija untuk menghadapi musim 2026/2027. Macan Kemayoran mengikat mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut dengan kontrak selama dua musim setelah perjalanan kariernya di Eropa. Sebelum kembali ke Indonesia, Marselino sempat memperkuat KMSK Deinze, Oxford United, dan menjalani masa peminjaman bersama AS Trenčín. Pengalaman tersebut membuat kehadirannya diharapkan menambah pilihan di sektor tengah Persija. Namun, klub sejak awal harus menunggu sang pemain menyelesaikan pemulihan cedera sebelum dapat memanfaatkannya di lapangan.
Kehadiran Marselino juga menjadi reuni dengan Shin Tae-yong setelah keduanya pernah bekerja bersama di Timnas Indonesia. Shin telah mengenal karakter permainan serta kemampuan teknis gelandang tersebut. Meski demikian, kedekatan dan pengalaman bekerja bersama tidak membuat Marselino otomatis mendapatkan tempat dalam susunan pemain. Kebugaran dan performa selama latihan tetap menjadi dasar utama dalam menentukan kesempatan bermain. Persaingan di lini tengah Persija juga membuat setiap pemain harus menunjukkan kesiapan terbaiknya.
Persija memiliki kepentingan untuk menangani pemulihan Marselino secara hati-hati mengingat kompetisi masih berlangsung panjang. Memaksakan pemain kembali sebelum benar-benar siap dapat meningkatkan risiko munculnya masalah pada bagian yang sama. Setelah menjalani rehabilitasi, Marselino kemungkinan membutuhkan tahapan latihan individual sebelum sepenuhnya mengikuti program tim. Intensitas latihan kemudian dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai perkembangan kondisinya. Proses tersebut akan menentukan seberapa cepat ia dapat masuk dalam rencana pertandingan Shin.
Sementara menunggu Marselino, Persija tetap menjalankan persiapan menghadapi pertandingan-pertandingan Super League 2026/2027. Shin saat ini memiliki sejumlah opsi untuk mengisi sektor tengah sehingga pemulihan Marselino tidak perlu dipaksakan. Macan Kemayoran juga sedang menghadapi jadwal padat sepanjang Oktober yang menuntut pengelolaan kondisi pemain secara cermat. Kembalinya Marselino nantinya berpotensi memberikan tambahan variasi dalam permainan Persija. Kemampuan membawa bola, bergerak di antara lini, dan membantu serangan menjadi karakter yang dapat menambah pilihan taktik tim.
Perkiraan akhir November hingga awal Desember kini menjadi periode yang ditunggu untuk melihat Marselino mulai bergabung bersama rekan-rekannya. Namun, Shin Tae-yong menegaskan bahwa waktu kembalinya pemain tetap bergantung pada perkembangan rehabilitasi dan tingkat kebugarannya. Persija memilih memberikan kesempatan kepada Marselino untuk menyelesaikan pemulihan tanpa tekanan agar dapat kembali dalam kondisi optimal. Setelah bergabung, ia masih harus melewati tahapan peningkatan kebugaran sebelum mendapatkan kesempatan bermain. Jika seluruh proses berjalan lancar, penghujung 2026 dapat menjadi awal bagi Marselino untuk memulai babak barunya bersama Macan Kemayoran.